BELAJAR JURNALISTIK
WORKSHOP JURNALISTIK
Seputar Tantangan dan Trik Liputan di
Istana
Surabaya, 05 November 2021 - Pada hari kamis tanggal 28 Oktober diadakan sebuah Workshop Jurnalistik dengan judul Proses Produksi Berita dan Desain Media Cetak.Yang di laksanakan melalui zoom.Istana adalah muara dari semua isu dan muara dari semua bidang yang diurus oleh negara,mulai dari olahraga,politik,kesejahteraan rakyat,sosial,ekonomi dan lain sebagainya.semua di bahas dalam rapat-rapat kabinet,dan wartawan yang meliput juga harus bisa menyesuaikan diri harus cepat faham dan harus di dapatkan dalam waktu singkat.Kerap mendapatkan narasumber tak terduga.Proses riset harus sangat cepat karena suatu ketidak pastian.Tantangan fisik yakni sabar dan terkadang juga harus lari-larian untuk mengejar narasumber,karena narasumber tidak pasti akan berada di Istana Negara berapa lama.Sesama wartawan harus saling mengerti dan memahami satu sama lain,dan sebagai wartawan harus mengerti statement mereka (menteri) terkadang juga harus jongkok dan menunggu lama dan itu salah satu tantangan saat proses pengambilan berita.
Banyak
narasumber yang datang bersamaan,pada saat rapat kabinet tidak hanya 1 atau dua
menteri yang datang tetapi sangat banyak bisa sampai 10 menteri.Jika mereka
keluar dari ruangan rapat sebagai wartawan harus cepat tanggap dalam memilih
narasumber yang akan di wawancarai.Khususnya apabila ada agenda mendadak/tidak
resmi.Apabila ada 3 menteri yang keluar sesama wartawan bisa saling kerjasama
yakni bagi tugas semisal wartawan 1 mewawancarai narasumber A dan wartawan 2
mewawancarai narasumber B dan wartawan 3 mewawancarai narasumber c.
Selain itu
mereka juga saling menitipkan pertanyaan yang akan ditanyakan kepada narasumber
tersebut dan dengan cara itu kita bisa mendapatkan statement atau jawaban dari
ketiga menteri itu.Kunci yang lain yakni dengan datang lebih pagi atau lebih
awal dari jadwal yang telah di agendakan.Jadwal
diistana sangatlah ketat,apabila di jadwal tertulis akan dimulai jam 9 maka
saat jam 9 pintu gerbang akan ditutup tidak akan ada kesempatan untuk
menyelinap.Handphone dan kamera harus selalu on untuk riset dadakan dan
pemberitahuan agenda yang sangat mendadak agar tidak tertinggal saat menteri-menteri
datang.Usahakan memliki laptop kecuali sudah terbiasa mengetik berita di ponsel.Bahkan
tak jarang banyak wartawan yang tumbang saat wawancara karena berdesakan dan
kelelahan.
-Laila Anindhita (B71219064)

Komentar
Posting Komentar